Ohin loron 40 Avo Xavier husik hela Timor oan sira....keta haluha asiste programa especial cresendo ho tema kalan dadolin ba Avo Xavier
robert Mendonca's Blog
Ne'e Blog pribado,Conteodo balun husi Blog ne'e copy paste husi fontes oin-oin tamba barak, ba se deit mak atu copy paste mos bele maibe keta haluha komentario ruma iha blog ne'e, ba se deit mak hakarak le'e no hato'o opiniaun bele deit... hau hein belun sira nia opiniaun ba Blog ne'e. obrigado wa'in
Sabtu, April 21, 2012
Selasa, Maret 06, 2012
Fransico Xavier do Amaral: Presidente Dahuluk RDTL nebe sempre kandidata an ba Presidente
Fransico Xavier do Amaral: Presidente Dahuluk RDTL nebe sempre kandidata an ba Presidente.
"Tamba Povu toba iha Dollar leten maibe hader ho matan ben"
Francisco Xavier do amaral, nudar presidente Republika Timor Leste (RDTL) primeiro. Avo Xavi naran estimado ba proklamador nebe tuir Timor oan balun hateten Proklamasaun unilateral iha tinan 1975 sai mos hanesan presidente RDTL nebe proklama iha 28 Novembro 1975. to'o oras nee Avo Xavier sempre kandidata an hanesan presidente. tamba sa maka Avo Xavier la deskansa ho nia idade nebe to'o ona ulun hitu nee (kepala tujuh) ?
nia resposta mak " Tamba Povu toba iha Dollar leten maibe hader ho matan ben "
Avo Xavier hakotu iis mais ou menus iha tuku 08:30 Dader iha Tersa feira nee hafoin halao tratamentu durante semana ida iha sala ICU HNGV Dili tamba moras komplikadu...tuir informasaun balun hateten proklamador Timor Leste nee sofre kanker stadiun 4.
Avo Xavier moris iha rai Turiscai iha loron 3 Desembro 1937, oan husi Afonso de Ligorio Mesquita no Aurea Rodrigues Pereira Mesquita.
Avo Xavi hahu nia eskola iha tinan 1949 iha Soibada kontinua iha Dare iha 1955 no eskola Filsafat iha Macao iha tinan 1963.
kandidatu presidente 2012-2017 nee hahu kareira hanesan profesor lingua Latin iha Dare (1964-1966), Profesor iha Lahane 1966-1967 kontinua ho mestre lingua Portuguesa (1968-1972), alende nee iha tinan 1972-1974 halao mos servisu hanesan fungsionario iha Portu Dili.
kareira Politika, Avo Xavi nebe sempre kandidata an ba presidente nee sai hanesan fundador nunee mos presidente Partido ASDT (1974) nunee mos fundador no Presidente Partdio Fretilin (1975). Avo Xavier hanesan Proklamador ba independensia Republika Timor Leste 28 Novembro 1975 no sai nudar Presidente primeiro RDTL. tuir historia Avo Xavie sai prijoneiro Fretilin iha tinan 1977-1978 tamba difrensia ideia politika. iha tinan 1978 - 2000 sai prijoneiro politika iha Bali Indonesia. iha 2001 kontinua fali hanesan Presidente partido ASDT to'o hakotu iis. Avo Xavier mos iha nia moris asume kargu nudar vice Presidente Parlamentu Nasional 2001-2002.
Tamba sa Avo Xavi sempre kandidata an hanesan presidente ? ita akompanha deit interview ida nebe mak halo husi I Putu Suyatra iha lian Indonesia tuir mai nee :
"Tamba Povu toba iha Dollar leten maibe hader ho matan ben"
Francisco Xavier do amaral, nudar presidente Republika Timor Leste (RDTL) primeiro. Avo Xavi naran estimado ba proklamador nebe tuir Timor oan balun hateten Proklamasaun unilateral iha tinan 1975 sai mos hanesan presidente RDTL nebe proklama iha 28 Novembro 1975. to'o oras nee Avo Xavier sempre kandidata an hanesan presidente. tamba sa maka Avo Xavier la deskansa ho nia idade nebe to'o ona ulun hitu nee (kepala tujuh) ?nia resposta mak " Tamba Povu toba iha Dollar leten maibe hader ho matan ben "
Avo Xavier hakotu iis mais ou menus iha tuku 08:30 Dader iha Tersa feira nee hafoin halao tratamentu durante semana ida iha sala ICU HNGV Dili tamba moras komplikadu...tuir informasaun balun hateten proklamador Timor Leste nee sofre kanker stadiun 4.
Avo Xavier moris iha rai Turiscai iha loron 3 Desembro 1937, oan husi Afonso de Ligorio Mesquita no Aurea Rodrigues Pereira Mesquita.
Avo Xavi hahu nia eskola iha tinan 1949 iha Soibada kontinua iha Dare iha 1955 no eskola Filsafat iha Macao iha tinan 1963.
kandidatu presidente 2012-2017 nee hahu kareira hanesan profesor lingua Latin iha Dare (1964-1966), Profesor iha Lahane 1966-1967 kontinua ho mestre lingua Portuguesa (1968-1972), alende nee iha tinan 1972-1974 halao mos servisu hanesan fungsionario iha Portu Dili.
kareira Politika, Avo Xavi nebe sempre kandidata an ba presidente nee sai hanesan fundador nunee mos presidente Partido ASDT (1974) nunee mos fundador no Presidente Partdio Fretilin (1975). Avo Xavier hanesan Proklamador ba independensia Republika Timor Leste 28 Novembro 1975 no sai nudar Presidente primeiro RDTL. tuir historia Avo Xavie sai prijoneiro Fretilin iha tinan 1977-1978 tamba difrensia ideia politika. iha tinan 1978 - 2000 sai prijoneiro politika iha Bali Indonesia. iha 2001 kontinua fali hanesan Presidente partido ASDT to'o hakotu iis. Avo Xavier mos iha nia moris asume kargu nudar vice Presidente Parlamentu Nasional 2001-2002.
Tamba sa Avo Xavi sempre kandidata an hanesan presidente ? ita akompanha deit interview ida nebe mak halo husi I Putu Suyatra iha lian Indonesia tuir mai nee :
RUMAH di Jalan (Rua) Lecidere nomor 1, Dili, ini belakangan selalu ramai. Belasan orang selalu nongkrong di bawah pohon beringin besar yang ada di halaman rumah bergaya Portugis ini. Maklum, bangunan tua yang dibangun pada jaman penjajahan Portugis yang terletak di bibir Pantai Lecidere tersebut adalah kantor partai ASDT (Assoceacan Social Democrata Timor). Partai yang sebenarnya sudah berdiri sejak 20 Mei 1974 ini sedang mengusung calon presiden pada pencoblosan Senin 9 April 2007. Kandidat yang diusung pemilik enam kursi di Parlemen tersebut adalah bekas tawanan Indonesia, Francisco Xavier do Amaral.
Para penjaga kantor sekaligus rumah tinggal Xavier ini tampak sangat familier dengan para tamu yang datang. Di tempat yang sempat menjadi areal bentrok antara masa Fretilin dengan ASDT saat kampanye 4 April 2007 tersebut tidak tampak adanya tampang kekerasan. “Mau ketemu Bapak Presiden,” sapa seorang pemuda yang belakangan dikenal sebagai pengawal pribadi Xavier.
“Di sini (Timor Leste) banyak presiden. Tidak tahu mana yang presiden beneran,” celetuk seorang rekan koran ini di Dili, Nananias. Maksud dia ini bahwa semua partai politik menggunakan sebutan presiden untuk ketua partainya. Kemudian di parlemen juga menggunakan sebutan presiden untuk ketua parlemennya.
Kembali ke rumah Xavier. Maksudnya ke kantor ASDT. Pemuda yang menyapa koran ini kemudian masuk dan lenyap di balik tembok putih agak kusam tersebut. “Tunggu sebentar,” pintanya setelah keluar dari dalam rumah.
Setelah menunggu sekitar dua menit datang orang lain dan mengajak koran ini naik ke teras rumah. Dia minta untuk menunggu di teras saja lalu ke dalam rumah. Tak lama kemudian, orang itu keluar lagi. “Maaf, Bapak (Xavier) sedang tidur. Saya tidak berani menggangu. Silakan Anda tinggalkan nomor telepon nanti saya hubungi. Mungkin nati sore Bapak sudah siap menerima Anda. Maaf sekali ya,” pintanya halus. Dengan sedikit kecewa, koran ini terpaksa meninggalkan tempat itu.
Setelah matahari mulai condong ke barat, telepon genggam koran ini mengeluarkan nada panggilan. Dari balik gagang telepon, seorang juru bicara Xavier meminta koran ini untuk datang kembali ke Lecidere. Katanya Xavier sudah siap menunggu.
Begitu sampai di kantor ASDT, Xavier yang mengenakan kemeja yang sama saat kampanye di Pantai Lecidere, 4 April lalu itu langsung bangkit dari duduknya menyambut koran ini. “Apa kabar? Silahkan duduk,” ajaknya.
Wajah pria yang sebagian hidupnya dihabiskan sebagai tawanan tersebut tampak sedikit pucat. Ketika hendak duduk di kursi plastik warna biru itu pun dia sangat berhati-hati. “Biasa sudah tua. Saya tidak berani bilang sehat,” akunya ketika ditanya soal kesehatannya. Maklum, saat debat terbuka kandidat presiden Timor Leste di Delta, 5 April lalu Xavier tidak bisa datang karena dikabarkan dia sakit.
Tapi, ketika ditanya soal alasan ketidakhadirannya pada debat tersebut, Xavier tidak mau dikatakan karena sakit. Dia mengku memang sengaja tidak mau datang. “Mereka (penyelenggara, Red) tidak fair. Mereka kurang netral,” katanya dengan sisa-sisa ketegasannya pada usia senja.
Menurutnya, ada dua hal yang membuat dirinya tidak datang saat itu. Pertama karena tidak ada pemberitahuan secara resmi dari penyelenggara. Sebab, jadwal semula kegiatan tersebut adalah seminggu sebelumnya. Saat itu dirinya sudah sangat siap. Tapi, tiba-tiba acara itu ditunda tanpa pemberitahuan. Kemudian alasan kedua karena pada saat itu memang sedang Hari Raya Paskah.
Tidak lama kemudian, secangkir kopi menemani perbincangan koran ini dengan pria yang sempat ditahan di Bali selama lima tahun tersebut. “Lima tahun ini saya melihat tidak ada kemerdekaan. Tidak seperti Soekarno (Presiden I Indonesia, Red) yang mengisi kemerdekaan dengan pembangunan. Sedangkan di Timor Leste tidak diisi apa-apa,” katanya mengemukakan alasannya maju lagi sebagai kandidat presiden pada pemilu 2007.
Menurut pendiri Partai Fretilin, pada September 1975 ini, banyak sekali keprihatinan yang mendorong dirinya harus maju dan berjuang untuk rakyat Timor Leste. Misalnya saja soal pengelolaan uang negara yang tidak sampai ke rakyat. Padahal, untuk mengatur negeri ini sebenarnya tidak ada kesulitan uang. Selain bantuan dana dari luar negeri, Timor Leste juga mendapat bagian dari eksplorasi gas di celah Timor.
Menurut pendiri Partai Fretilin, pada September 1975 ini, banyak sekali keprihatinan yang mendorong dirinya harus maju dan berjuang untuk rakyat Timor Leste. Misalnya saja soal pengelolaan uang negara yang tidak sampai ke rakyat. Padahal, untuk mengatur negeri ini sebenarnya tidak ada kesulitan uang. Selain bantuan dana dari luar negeri, Timor Leste juga mendapat bagian dari eksplorasi gas di celah Timor.
“Kita punya banyak uang. Tapi entah kemana uang itu. Dollar itu hilang. Dihilangkan entah ke mana. Saya lihat korupsi itu tinggi sekali. Makanya selama lima tahun ini rakyat itu tidur di atas gelimpangan Dollar tapi bangun dengan air mata,” kritiknya.
Bukankah dulu sudah pernah menjadi presiden dan pada pemilu sebelum ini juga ikut dan kalah. Kenapa sekarang maju lagi? “Kalau dulu saya ikut maju itu alasannya lain dengan sekarang. Dulu saya melihat seolah-olah Xanana (Gusmao) menjadi satu-satunya kandidat. Itu dibentuk oleh PBB. Itu diciptakan seolah-olah tidak ada orang lagi di Timor. Saya kira itu bukan demokrasi. Saya bilang tidak bisa begitu. Harus berikan kesempatan kepada orang lain. Saya bilang, saya maju,” ungkapnya.
Langkah itu, sambungnya, dilakukan hanya untuk memberitahukan kepada dunia, bukan hanya ada satu Xanana di Timor Leste ini. Supaya tidak calon tunggal. Karena itu bukan demokrasi. “Saat itu, semua orang tahu saya bakal kalah. Saya sudah sangat siap kalah. Sekarang pun begitu,” cetusnya.
Apakah tidak ada orang lain di ASDT? “Saya sudah tawarkan kepada yang lain, tidak ada yang mau. Mereka mau saya yang maju.
Saya kira figur itu ada. Mungkin belum terkenal atau belum begitu dikenal orang. Popularitasnya mungkin masih di bawah,” jawabnya.
Tidak ingin istirahat? “Mau bagaimana lagi. Mungkin kalau mati baru saya istirahat,” cetusnya. ***
| Reaksi: |
Kamis, Agustus 18, 2011
Desmobilizasaun Kombatente Libertasaun Nasional
Forças Armadas da Libertação Nacional de Timor Leste (FALINTIL) forma iha loron 20 Agostu 1975, hanesan resposta ida husi FRETILIN hasoru agitasaun politika (pergolakan politik) mumento neba. FALINTIL hahu nia misaun ho total forsa kuaze 27.000. Wainhira Invasaun Militar Indonesia mai Timor Leste, FALINTIL hili gerilya iha ai laran.
Entre tinan 1978-1982, FALINTIL infrenta tempo nebe difisil tamba Base de Apoio rahun husi bombardiamentu Militar Indonesia nebe hetan apoio husi Inglatera no Estadus Unidus Amerika. FALINTIL eziste sem lideransa no estrutura tamba lidersansa FALINTIL barak mak mate inklui Nicolau Lobatu relasiona ho bombardiamentu Base de Apio nee.
Iha fulan marsu 1981, Xanana eleitu hanesan komandante supresmu FALINTIL liu husi konferensia sekretu ida nebe hanaran konferensia Nasional reorganizasaun da Luta nebe halao iha Lacluta, Viqueque.
Ho lideransa Xanana nian, halo mudansa boot iha FALINTIL. Pasu dahuluk maka restruturasaun no reorganiza FALINTIL. Alende nee, Xanana mos halo mudansa iha FALINTIL. Dahuluk maka, konseitu inicial katak FALINTIL nudar Liman Kroat FRETILIN muda. Xanana hamosu ideia Unidade Nasional. Iha konseitu nee, FALINTIL laos deit proprio ba Partidu FRETILIN, maibe proprio ba povu Maubere hotu nebe hakarak ukun rasik an. Objetivu principal maka hakoak grupo hotu nebe durante nee iha diferensia ideia ba prosesu ukun rasik an. Ninia implementasaun maka Xanana uza aproximasaun persuasivo ho dalan negosiasaun ba partido politiku hotu hanesan UDT, KOTA, Trabalista no seluk tan.
Objetivu principal husi politika nee mak FALINTIL tenki sai simbolu Unidade Nasional no nakloke ba se deit mak iha objetivu ba Independensia. Mesmu idea refere hetan kontra husi komandante sira iha FRETILIN, maibe Xanana esforsu atu hakuak komunidade hotu hamutuk iha FALINTIL, laos deit ema FRETILIN, tamba politika nee mosu deskontentimentu iha FALINTIL tamba lider balun la konkorda ho modelu nee.
Mudansa Daruak maka Xanana halo aprosimasaun ho lider TNI. Hanesan estrategia ba sejar fogu (genjatan senjata), Xanana mos halo negosiasaun ho ulun boot Angkatan Besenjata Republik Indonesia (ABRI) hanesan Gatot Purwoto, William da Costa no Moerdani, mesmu ikus mai kontra armas akontese fila fali to’o akantonamentu molok tama ba referendum iha agostu tinan 1999.
Kantonizasaun Aileu
Situasaun apos referendum no problema internal FALINTIL nian lori parte UNTAET no PKF buka solusaun, maka mosu akordu hamutuk ida entre Jeneral Peter Cosgrove no Taur Matan Ruak iha fulan Novembro 1999. Geralmente akordu nee la autoriza memebrus FALINTIL atu lori kilat sai husi area akantonamentu no FALINTIL kontinua hela metin iha fatin akantonamentu.
Akordu oral (Perjanjian lisan) entre FALINTIL ho PKF la responde futuru FALINTIL, nunee CNRT, INTERFET, UNTAET no FALINTIL halo sorumuto durante fulan marsu 2000 hodi deskute konaba futuru FALINTIL.
Kestaun lubun ida mak koalia iha mumento neba, inklui posibilidade atu integra FALINTIL fila ba vida civil hamutuk ho komunidade, kooperasaun FALINTIL ho PKF iha operasaun, no tetu konaba posibilidade forma forsa Armada Timor Leste nomos saida deit mak sai ameasa eksterna ba Timor Leste iha futuru depois INTERFET remata nia misaun.
Husi parte amesa eksternal, iha laran susar ida konaba ameasas husi parte Milisia nebe sei iha Timor Ocidental. Husi nee mak mosu ideia atu forma Forsa armada nebe bele halao papel hanesan Forsa Dame ba futuru. Kontinuasaun husi prosesu nee mak iha Maio 2000, tim ida husi King College halo studu konaba opsaun atu forma Forsa Armada ba nasaun foun Timor Leste.
Rezultadu studu nebe entrega ba UNTAET iha loron 8 Agostu 2000 rekomenda opsaun tolu :
Opsaun I : Opsaun dahuluk nee besik liu ho visaun FALINTIL : iha nebe futuru soldadu Forsa Armada mai husi forsa 3000-5000 ho nia nukleu ka inti eis soladadu FALINTIL, restu husi militario obrigatorio (Wajib Militer). Forma mos orgaun kiik ida ho forsa especial hodi asegura konfrontu iha komunidade, Forsa Maritima nomos Forsa Aero simples.
Opsaun II: Ho forsa 3000, metade husi forsa nee mai husi soldadu FALINTIL no restu mai husi militario obrigatorio. Sei la iha forsa especial hodi atua situasaun siguransa publiku, enkuantu forsa maritima no aeros hanesan aspirasaun.
Opsaun III: hanesan mos ho opsaun daruak nian ho forsa 3000 nebe maioria mai husi FALINTIL no restu rekrutamentu husi militario obrigatorio. Difrensa mak restu forsa husi forsa armada foun nee laos hamutuk ho FALINTIL. Sei forma mos Forsa rezerva no voluntario nebe hela iha uma no tama iha forsa wainhira hetan treinamentu. Forsa nee Pronto kuandu iha funu sei involve hamutuk ho forsa regular ou hanesan gerilirus.
Husi opsaun tolu nee sai konkluzaun ida katak Timor Leste presiza forsa armada , no FALINTIL sai embrio ba forsa defeza nee. Maibe ikus mai opsaun datoluk mak hili hodi sai modelu Forsa Defeza Timor Leste. iha loron 20-21 Novembro 2000, halao konferensia donor hodi deskute konaba Forsa Armada Timor Leste. Nasaun rua nebe mumentu neba pronto fo apoio maka Australia no Portugal.
Liu husi Regulasi UNTAET no 1 tinan 2001 no konsulta ho Konselu Nasional (CN) nebe mumentu neba hanesan mini Parlamentu halo aprovasaun ba FDTL iha loron 29 Janeiro 2001. Loron rua tuir mai FALINTIL oficialmente transforma sai Forsa Defeza Timor Leste (FDTL). Etapa primeiru halo rekrutamentu ba soladadu 600, no restu integra ba komunidade. Nunee iha loron 1 Febreiru 2001, FALINTIL oficialmente transforma ba FDTL.
Prosesu rekrutamentu nee rasik halao internal, nunee mosu problema no iha ema balun mak la konkorda ho prosesu rekrutamentu nee hanesan CPD-RDTL,Sagrada Familia, Colimao no Osnaco nebe avalia katak prosesu rekrutamentu nee la demokratiku.
Problema nebe relasiona ho Forsa Defesa no forsa FALINTIL kontinua mosu tamba existensia FDTL halakon historia luta ukuan rasik an nebe halao husi gerilieirus sira. Nunee ikus mai Forca Defeza Timor Leste (FDTL) muda naran ba Falintil-Forsa Defesa Timor Leste (F-FDTL)
F-FDTL agora sai hanesan forsa defesa Timor Leste ninian. Existensia F-FDTL nee konsagra iha konstituisaun RDTL. Konstituisaun RDTL, iha artigu 146 mensiona katak fungsaun husi F-FDTL maka garante Independensia Nasional,Integridade teritorio no liberdade nomos salva vida povu no kontra agresaun nebe ameasa integridade teritorio no respeita konstituisaun.
Desmobilizasaun Kombatente Libertasaun Nasional
Iha sorumuto Konsellu ministru kuarta loron 10 Agostu 2011 foin lalais nee iha salaun enkontru Konselu Ministru nian iha Palasiu Guverno Dili aprova ona Dekretu Lei nebe aprova Desmobilizasaun ba Kombatente Libertasaun Nasional nian – Frente Armada.
Dekretu lei ne’e mak regula prosesu desmobilizasaun nian nebe prevee tiha ona iha estatutu ba kombatente Libertasaun Nasional nian, hodi habelar ba kombatente Libertasaun Nasional husi Frente Armada Resistensia Timor oan nian hotu-hotu nebe mak ativu to’o loron 25 Outobro 1999.
Seremonia desmobilizasaun fo mos rekonesimentu no omenajen ba kombatente sira nebe la ativu ona iha 25 Outobro 1999 liu ba, partisipa iha luta integradu iha Frente Armada. Diploma nee mos determina patente sira nebe sei fo, modelu farad, insigna, medulla komemorativa no diploma onra nian.
Seremonia desmobilizasaun ba Falintil nee sei halao iha Aniversario FALINTIL ba dala-36 loron 20 Agostu 2011 nee iha palasiu Guverno. (Source husi fontes oi-oin)
Labels:
Desmobilizasaun,
Falintil,
FDTL,
Kombatente,
Libertasaun Nasional
| Reaksi: |
Jumat, Agustus 12, 2011
Bar Rafaeli la presica isin Super lotuk
Bar Refaeli la presiza isin lotuk liu. Eis namorada Leonardo DiCaprio nee kontente no saudavel ho nia isin lotuk.sita femalefirst, fin da semana, Bar hateten lakohi atu nia isin krekas maibe kontente no sente isin diak ho nia postura isin agora.
Bar hatutan atu aparencia iha modelo fotografia nia parte aumenta isin sai furak liu husi sit-up kalan-kalan no hemu be morna kahur ho sabraka hodi hetan metabolism isin nebe diak.
Alende nee Bar mos halo exesizio kman iha dader hodi mantein sistema isin laos iha sentru ginasio tamba halo baruk deit.
Labels:
Bar Rafaeli,
Leonardo DiCaprio
| Reaksi: |
Senin, Januari 10, 2011
Facebook besik taka ona
Iha fulan Marsu tinan ida nee Facebook sei taka, entaun hau sei lakon belun diak 2500 resin...ba belun sira se imi nia foto ruma nebe upload iha FB no seidauk muda sai karik hare hasai ona...tamba kaundu FB taka imi sei la asesu fali hodi foti foto hirak nebe refere.
Senin, November 08, 2010
Adeus Bung Lele
Wainhira rona o nia mate, laran nee la fiarmaibe o hakotu duni ona iis, husik hela ami o belun sira
o hateten bunda Lele ada di mana-mana, tapi tak ke mana-mana, maibe ami so hetan deit o nia rate
,ho matawen lunturuk ami halerik hodi husik o fila ba rai, Adeus Bung Lele
Iha Sabadu dader mais ou menus tuku 02.00 dader artista veteranu Timor Leste no Senior Poducer e Apresentador Radio Timor Leste Helder de Araujo Alias Bung Lele hakotu iis iha ospital Nasional Guido Valadares Bidau Dili.
Bun Lele moras no hetan tratamentu fase raan too iha Ospital Indonesia. Iha besik loron ikus fulan Junu iha hospital Surabaya hafoin nee Bung Lele muda ba iha Ospital Shangla Bali iha Setembro. Ho oin Midar Bung Lele ne'ebe iha momentu ne'eba ha'u rekopera hikas ninia saude no konsege mai tama Broadcast iha Segunda 25 Outobro 2010...nee nudar loron ikus bung Lele nia lian halekar ba Timor Leste tomak husi microfone studio Central RTL nian iha Caicoli Dili hodi hase'e ,diverte,hamnasa ,kontente no koalia ho nia fans no rona nain RTL.
Iha ninia moris wainhira bung Lele sa'e palku leten ho ninia dansa ema sira ne'ebe marka Prezenca sei hanmasa no balun tenta dansa ho nia. Nune'e mos wainhira nia lori programa radio iha RTL ho lian bo'ot no kmanek halo rona nain RTL sira sempre gosta. Maibe hahu ohin o nia lian ami sei rona deit husi musika Oikada no mama... funeral Alele nian nebe akompanha ho musika ...nebe hau konsege lembra deit liafuan wainhira mate hotu ona....halo hau hanoin fali obra hotu nebe o halo hamutuk ho ami o nia belun hotu iha RTL...
.
Labels:
Alele,
Bung Lele,
Helder de Araujo
| Reaksi: |
Selasa, Oktober 26, 2010
Musika Coldplay akompanha toba nebe eficas ka Mujarab liu
London – Peskiza ida konaba toba, konsidera banda Coldplay hetan titulu foun. Knananuk Chris Martin cs sai musika akompanha toba nebe eficas liu.
Survei nebe halo husi Travelodge ba ema adultu rihun neen iha Inglatera hodi identifika tendensia ema Inglatera nebe difisil atu toba.
Sita NME Tersa (26/10/2010) nee, Diretur Travelodge Leigh McCarron hateten iha mundo rai klaran oras nee okupadu no halo buat hotu lao lais. Stres sai gatillu principal nebe halo cidadadun Inglatera porsentu 75 la toba ho diak iha kalan. Laos kestaun surpreender se kada ema nain 8 husi nain 10 konfia musika hodi hatoba sira alias halo sira dukur.
rezultadu peskiza neemos hetan porsentu 84 responden sira rona musika hodi ajuda sira toba diak. Enkuantu porsentu 15 rona musika molok ba toba.
Alende Coldplay, knananuk propriedade kantor Kanada Michael Buble mos konsidera ai moruk toba nebe eficas. Knanauk nee tama iha lista daruak hafoin Snow Patrol no Alicia Keys.Lista musika 10 nebe bele akompanha no halo dukur ema ho efica versaun Travelodge:
1. Coldplay
2. Michael Buble
3. Snow Patrol
4. Alicia Keys
5. Jack Johnson
6. Taylor Swift
7. Mozart
8. Barry White
9. Leona Lewis
10. Radiohead
Labels:
Coldplay,
Musika halo dukur
| Reaksi: |
Langganan:
Entri (Atom)




