Tinan 10 konsulta popular





Timor Leste tinan 10 Consulta Popular

Suasana kota Dili sepanjang hari kemarin (30/8) benar-benar ramai. Masyarakat Timor Leste diliputi sukacita. Peringatan 10 tahun kemenangan jajak pendapat (referendum) berlangsung meriah. Pada pagi, warga sudah memenuhi halaman depan Palacio do Presidenti (Istana Presiden) menyaksikan upacara pengibaran bendera dan parade militer. Siang, acara dilanjutkan resepsi bersama. Sore, di depan Palacio do Governo (Istana Perdana Menteri) digelar pesta rakyat. Pentas dan konser musik berlangsung semalam suntuk. Hiburan gratis bagi warga tersebut dimulai pukul 18.00 WTL (sekitar pukul 16.00 WIB). Ribuan orang membanjiri halaman bekas Kantor Gubernur Timor Timur itu. Diva pop Indonesia Krisdayanti tampil dalam pesta tadi malam. Sebelumnya, tampil parade budaya dari 13 distrik (Lautem, Baucau, Viqueque, Manatuto, Manufahi, Ainaro, Ailiu, Bobonaro, Covalima, Ermera, Liquica, Dili, dan Oe-ccusi). Setiap distrik menampilkan tarian rakyat yang disebut tebedai dan likurai. Diiringi koremetan, musik tradisional dari peralatan sederhana seperti babadok, alat musik tabuh dari kulit binatang, dan gong, para penari melangkahkan kaki. Koremetan merupakan alat musik khas warga Timor saat pesta selepas masa perkabungan. Para penari, baik pria maupun wanita, mengenakan pakaian tradisional yang terbuat dari tais, pintalan benang khas Timor. Kepala para penari dimahkotai kaibauk, lempengan berbentuk bulan sabit dari perak. Kepala penari lelaki ditambah hiasan setinggi 50 cm yang terbuat dari bulu ayam jantan. Di kaki dan tangan melingkar cincin dari kulit kambing. Warga yakin, bulu ayam melambangkan keperkasaan lelaki. Tarian yang ditampilkan setiap distrik juga mengisahkan hikayat kepahlawanan tokoh lokal. Setelah pergelaran budaya, sekitar pukul 22.30 WTL, Krisdayanti tampil membawakan lagu dalam bahasa Tetun, bahasa pengantar rakyat Timor Leste. Sebelum menyanyi, KD -begitu dia akrab dipanggil- menyapa penonton dalam bahasa Tetun. ''Imi diak ka lae (Apa kabar? Baik atau tidak?),'' katanya. Saat menyanyikan Rai Dili, Rai Cidade (tanah kota Dili), KD mendapatkan aplaus penonton. Apalagi, vokal istri musikus Anang Hermansyah itu nyaris sempurna saat melafalkan kata-kata bahasa Tetun. Setelah membawakan lima lagu, KD beristirahat. Lagu-lagu itu, antara lain, Pilihlah Aku Jadi Pacarmu, Mencintaimu, Penasaran, dan Kopi Dangdut. Saat melantunkan Mencintaimu, KD sempat naik ke panggung kehormatan tempat Presiden Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Jose Ramos Horta dan PM Xanana Gusmao. KD mengajak Horta berjoget. Horta pun berdiri, lalu bergoyang. Selanjutnya, KD mendatangi Xanana. Keduanya berjoget pula. Melihat KD berkeringat, Xanana lantas mengeluarkan sapu tangan dari saku kanan celananya dan mengusap wajah KD. Lalu, KD memuji Xanana. ''Banyak wanita yang menjadikan Anda idola, Mr Xanana,'' kata KD. Xanana hanya senyum. Dia tetap berdiri hingga KD meninggalkan panggung. Saat upacara peringatan referendum pagi harinya, Ramos Horta meminta Indonesia mengembalikan kerangka mantan Presiden (Ketua) Fretilin Nicolao Lobato dan warga lain yang dibunuh TNI pada 1975-1999. Mereka diharapkan bisa dimakamkan bersama para pejuang kemerdekaan Timor Leste di TMP Metinaro, Dili. Permintaan Horta dilontarkan saat upacara di Palacio do Presidenti, Aitarak Laran, Dili, kemarin (30/8). Pemerintah Tmor Leste terus mencari tulang belulang ribuan pejuang yang tidak diketahui keberadaannya, termasuk Nicolao Lobato. Horta mengatakan, Lobato tewas ditembak TNI dan jenazahnya dikuburkan di Indonesia. Hingga kini, kuburan tokoh yang namanya diabadikan menjadi nama Bandara Dili itu tidak diketahui. ''Atas nama negara, saya meminta pemerintah Indonesia mengembalikan tulang belulang Presiden Nicolao Lobato agar dimakamkan di TMP Metinaro,'' pintanya. Saat Horta menyampaikan permintaan itu, Menlu Indonesia Nur Hassan Wirajuda baru masuk Istana Presiden. Wirajuda terlambat mengikuti pengibaran bendera Bintang Hitam Merah Kuning milik Timor Leste. Wirajuda mengatakan, permintaan itu merupakan bagian dari upaya kedua negara untuk memajukan rekonsiliasi. Dia menyatakan tidak bisa memutuskan, tetapi akan menyampaikan kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ''Mudah-mudahan bisa terjadi,'' kata Wirajuda setelah bertemu empat mata dengan PM Xanana Gusmao di Palacio do Governo kemarin. (jus/dwi)

Source : Jawa Pos

2 comments

Pablo (yo) mengatakan...

Great blog!!!
If you like, come back and visit mine: http://albumdeestampillas.blogspot.com

Thanks,
Pablo from Argentina

ARO GERALDES mengatakan...

Amigos de Timor Leste, Eu sou um jornalista argentino , e estou procurando um blog de futebol en Timor. Se você conhece um, por favor, escreve-me para fazer contato com o blogger.
Saudações da Buenos Aires.
Pablo
International football journalism