Rambut kemaluan, Penting Nggak sih ?


Begitu memasuki masa puber, perubahan lain yang terjadi dalam tubuh seseorang biasanya adalah pertumbuhan rambut.

Namun, pertumbuhannya bukan hanya ada di sekitar kepala, melainkan di ketiak dan sekitar kemaluan. Tidak jarang, rambut-rambut itu juga sering tumbuh di kaki.

Pada bagian-bagian tubuh yang terlihat, rambut atau bulu ini dapat berfungsi sebagai mahkota atau untuk keindahan tubuh, selain juga memiliki fungsi-fungsi untuk kesehatan juga.

Lantas, bagaimana dengan rambut-rambut yang tumbuh di bagian-bagian tubuh yang tersembunyi alias pribadi ? Apakah juga memiliki fungsi khusus ?

Kalau diperhatikan di setiap tempat yang ‘rawan’ dan perlu dilindungi akan ditumbuhi rambut/bulu. Misalnya kepala, yang perlu dijaga agar tak terbentur, pecah, dan sangat rawan di bagian ubun-ubunnya. Sehingga saat masih bayi, rambut paling tebal di bagian tersebut.

Kemudian pada sekitar mata juga ditumbuhi rambut, di bagian atas ada bulu mata agar debu, cairan, atau benda asing tak mudah singgah ke dalam mata.

Ketika belum menggunakan baju, kemungkinan besar seluruh tubuh ditumbuhi rambut yang lebih jarang dan di tempat rawan ditumbuhi rambut yang lebih lebat dan menutupi tempat tersebut.

Dengan pertumbuhan manusia, perubahan jaman dan evolusi manusia, maka tersisa yang paling penting yang menjaga bagian-bagian rawan tersebut dengan rambut.

Nah, ilustrasi di atas mungkin bisa memberikan gambaran tentang pentingnya rambut-rambut ‘tersembunyi’, seperti rambut kemaluan dan rambut ketiak.

Fungsi rambut yang menutupi bagian tubuh tersebut adalah untuk menjaga kelembabannya. Karena selain sensitif, pada bagian bawah organ tersebut tersimpan kelenjar yang sangat penting bagi tubuh.

Banyaknya rambut yang tumbuh di ketiak dan sekitar kemaluan itu juga ditentukan oleh faktor keturunan dan hormonal. Jadi, tiap orang berbeda-beda. Mula-mula, rambut itu terlihat tipis halus. Lama-kelamaaan, rambut-rambut tersebut semakin tebal dan mengeras.

Sejauh ini, tak banyak ulasan mengenai fungsi rambut ketiak dan rambut kemaluan. Meski diketahui bahwa secara alamiah fungsi rambut dan bulu adalah untuk melindungi tubuh dari cuaca dan tantangan alami lain.

Yang pasti coba, diperhatikan, pertumbuhan rambut-rambut pasti lebih cepat kalau berada di daerah udara yang jauh lebih dingin daripada yang biasa dihadapi.

Mungkin pada saat manusia masih belum mengenal pakaian, keberadaan bulu-bulu tersebut sangat dibutuhkan. Namun seiring dengan ditemukannya pakaian sebagai pelindung tubuh, maka fungsi rambut bisa terbantu oleh pakaian tersebut, sehingga tak menjadi masalah atau bahkan dianjurkan untuk memotong (memendekkan) rambut kemaluan ataupun mencabuti rambut di ketiak Anda, untuk alasan kebersihan maupun estetika.

Sebenarnya untuk soal jumlah, tempat tumbuhnya dan bentuk rambut merupakan ciri khas masing-masing manusia, yang tentunya berbeda satu sama lain. Selain sidik jari, banyaknya dan tempat tumbuhnya rambut juga bisa menunjukkan data orang tersebut.

Rambut juga merupakan identifikasi dan daya tarik seksual tersendiri bagi pasangan Anda. Pastinya kan !

Ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai rambut atau bulu di tempat khusus ini. Mau tahu ? simak saja langsung :

1. Rambut di kemaluan tidak berhubungan dengan kesuburan seseorang.

Lebat tidaknya rambut kemaluan tergantung dari jumlah folikel rambut yang ada pada daerah kelamin. Jadi, bukan tanda subur atau enggaknya seseorang.

2. Jangan takut jika Anda termasuk dalam golongan hirsutisme, yakni satu kondisi dimana terdapat banyak tumbuhnya rambut secara berlebihan di muka, dada, dan punggung.

Biasanya, kamu hawa mengalami hirsutisme, akan mendapatkan bulu atau rambut yang berlebihan di sekitar wajah, dada, dan punggung. Bulu ini berwarna gelap dan berbeda dengan rambut-rambut halus yang biasa tumbuh di atas bibir, pipi, dan di seluruh tubuh.

Menurut ahli, hirsutisme terjadi karena folikel rambut yang sangat sensitif terhadap hormon jantan, yaitu hormon androgen. Atau, dapat juga disebabkan karena meningkatnya kadar hormon ini dalam tubuh pemiliknya yang dipicu oleh adanya tumor.

Segera konsultasi dengan dokter, apalagi bila disertai dengan menstruasi yang enggak teratur atau enggak menstruasi sama sekali.

3. Pernyataan bahwa mencukur rambut akan menambah lebat pertumbuhan rambut tersebut, sebenarnya hanyalah mitos.

Rambut tumbuh dari bawah ke atas sehingga bentuknya dari pangkal ke ujung semakin mengecil. Jika kita terbiasa mencukur rambut, ujungnya yang kecil akan hilang dan rambut terlihat lebih tebal. Hal itu membuat banyak orang berpendapat bahwa rambut semakin lebat, padahal hanya bertambah tebal saja.

Mencukur rambut ketiak dapat dilakukan dengan bermacam cara. Ada yang memakai pisau cukur, gunting, dicabut dengan pinset, wax, sampai yang lebih canggih dengan laser maupun obat-obatan khusus.

Dalam hal ini, jika rambut kita cukur dengan gunting, akan lebih cepat panjang kembali karena kita memotong hanya sampai pangkalnya di kulit.

Sementara, kalau kita mencabutnya, dapat dengan pinset, wax, dan lain-lain, ini lebih tahan lama karena rambut terputus di pangkalnya dekat akar rambut di dalam kulit sehingga otomatis pertumbuhannya akan lebih lama terlihat.

Waxing adalah salah satu metode mencabut rambut dengan memakai sejenis lilin khusus. Caranya, lilin ini ketika masih cair dioleskan di kulit yang akan dicabut rambutnya.

Kemudian, setelah kering, lilin ini ditarik dengan cepat sehingga rambut di daerah tersebut tercabut semua bersama lilin itu. Metode ini banyak diminati oleh perempuan karena hasilnya kulit terlihat bersih dan tumbuhnya rambut relatif lebih lama dibandingkan dengan dicukur.

Metode yang terbaru memang bermacam-macam, antara lain sinar laser dan obat-obatan khusus. Metode baru ini tentu saja relatif lebih mahal sehingga harus dipikirkan juga dari sisi biayanya.

Sejauh ini, sinar laser memang dianggap menyebabkan kanker, tetapi jika digunakan dengan tepat dan dosis yang dibatasi keamanannya, sinar laser banyak kegunaannya juga.

4. Banyak obat untuk menghentikan pertumbuhan rambut yang beredar di pasaran.

Namun, sejauh ini, belum ada jaminan keberhasilan dan keamanannya. Jadi, berhati-hatilah. Kalau ingin menghilangkan rambut di bagian tertentu tubuh, pakailah cara-cara yang diyakini keamanannya.

5. Paling penting untuk diingat; pada umumnya, rambut kemaluan tumbuh ketika seseorang menginjak pubertas, sekitar usia 10—13 tahun.

Akan tetapi, itu semua tergantung pada kondisi hormonal individu masing-masing.

Bagaimana ? Mau dicukur atau dipertahankan ?

(rileks.com)

1 comments

www.abunajwa.com mengatakan...

Thanks komentrnya.
Blog Anda sebagai alternatif menambah wawsan dan pengetahuan mengenai dimensi pemikiran manusia yang beragam.